Guluk-Guluk - INSTIKA - Pada Senin hingga Selasa (26-27/09/2022) Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Program Magister (S2) Pascasarjana Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep melaksanakan Asesmen Lapangan secara daring oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan (LAMDIK).
LAMDIK menugaskan dua asesor, yaitu Dr. H. Abdul Rohman, M.Ag., dari UIN Walisongo Semarang (Asesor I), dan Dr. H. Karwadi, M.Ag., dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (Asesor II).
Hadir dalam kesempatan ini, Wakil Rektor I INSTIKA, Dr. H. Damanhuri, M.Ag., Direktur Pascasarjana Dr. H. Ach. Maimun, M.Ag., Asisten Direktur, Dr. Moh. Asy'ari Muthhar, M.Fil.I., Ketua Prodi Pascasarjana Dr. Abd. Warits, M.Pd.I., Kepala LPMP Syafiqurrahman, M.Pd.I., Kepala LP2M Paisun, M.Pd.I., Kepala BAU Abdul Aziz, M.Pd.I., dan Kepala BAAK Sinawar, M.Pd.I.
Di akhir asesmen, Dr. H. Abdul Rohman, M.Ag., menyampaikan temuannya, di antaranya, iklim akademik di Pascasarjana INSTIKA sudah bagus. Ini perlu dipertahankan supaya semakin bagus. "Apalagi kalau ditambah input yang bagus. Kalau dimanaj dengan baik, akan menjadi lembaga yang besar," katanya.
Untuk menjadi lembaga besar, lanjutnya, harus didahului dengan perumusan visi, misi dan strategi. Visi dan misi yang dicanangkan oleh INSTIKA kemudian diejawantahkan dalam langkah-langkah konkrit dan bahkan menjadi rencana kerja yang lebih operasional.
"Yang terpenting bisa menjaga ruh, bisa menjadikan bentuk budaya, sehingga pelayanan bisa meningkat dari waktu ke waktu. Nanti diharapkan menjadi Lembaga lebih besar dan mendapat kepercayaan dari masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Dr. H. Karwadi, M.Ag., menyampaikan, bahwa secara umum di semua kriteria banyak yang Best Practice. Meski masih ditemukan beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki sehingga diharapkan dari perbaikan itu lembaga ini akan mengalami peningkatan.
"Dari sisi jumlah sudah memadai. Kalau kita lihat dari sumber pendanaan belum maksimal. Saya kira, kerja sama dalam rangka riset kolaboratif, PKM kolaboratif sudah berjalan dengan baik. Yang lain juga sudah berjalan dengan baik," ujarnya.
Setelah penyampaian asesor, Wakil Rektor I Dr. H. Damanhuri, M.Ag., menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat mendampingi hingga selesai proses asesmen lapangan, khususnya kepada kedua asesor.
Menurut Dr. Damanhuri, proses AL (Asesmen Lapangan) menjadi proses penting bagi INSTIKA, khususnya pascasarjana untuk senantiasa berbenah baik dalam hal perencanaan, pengelolaan dan meningkatkan mutu kelembagaan agar tetap menjadi lembaga yang mampu mewadahi kebutuhan dan harapan masyarakat sekaligus menginternalisasikan nilai-nilai pendidikan pesantren.
"Kami mohon maaf kepada para asesor atas kekurangan selama proses AL, baik dalam hal pelayanan, sikap, tutur sapa karena perbedaan kultur antara mandura dan Jawa," katanya.
Di akhir penyampaiannya, wakil rektor I mengharapkan, AL membuahkan hasil berupa nilai akreditasi maksimal dan terbaik. "Agar lembaga pendidikan ini semakin maju dan berkembang," pungkasnya.
Penulis: Masykur Arif (LP2D)