Guluk-Guluk - INSTIKA - Sebagai tanda kelulusan resmi dan menyandang gelar sarjana (S-1), Fakultas Syariah Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep menggelar Yudisium tahun akademik 2022/2023, Selasa (18/10/2022). Tercatat 100 mahasiswa program studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) dan 24 mahasiswa program studi Hukum Keluarga Islam (HKI) yang mengikuti Yudisium.
Tempat pelaksanaan yudisium antara mahasiswa dan mahasiswi dipisah. Khusus peserta yudisium putra di Ruang Pertemuan INSTIKA dimulai pukul 12.30 hingga 15.30 WIB, sementara untuk putri dimulai pukul 08.30 hingga 11.30 WIB. di Gedung KB Lantai 3 (Putri).
Yudisium Fakultas Syariah ini dihadiri Wakil Dekan Fakultas Syariah, Moh. Jazuli, M.HI., Ketua Progra Studi HES, Luthfi Raziq, M.HI., Ketua Program Studi HKI, Moh. Afif Wahyudi, M.HI. dan seluruh staf fakultas Syariah.
Acara diawali dengan pengumuman dan geladi kotor pelaksanaan wisuda XXIV 2022. Luthfi Raziq, M.H.I. selaku petugas protokoler memandu gelada kotor wisuda. Kemudian dilanjutkan dengan pemantapan Aswaja oleh Lembaga Pusat Studi Aswaja, Ach. Rofiq, M.Pd.I. Setelah itu, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Kelulusan dan Pengumuman tiga tertinggi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) oleh Subbag. Administrasi Akademik Fakultas Syariah, Saheruddin, MM.
Berikut nama-nama tiga tertinggi IPK di Fakultas Syariah:
Prodi HES putra: (1) Ach. Nur khalili (IPK: 3,71), (2) Bambang Hendriyanto (IPK: 3,68), (3) Moh. Shidqirrahman. Prodi HES putri: (1) Rizki Amelia Novianti (IPK: 3,71), (2) Zakiyatul Miskiyah (IPK: 3,68), (3). Nobella El-Diana (IPK: 3,68).
Prodi HKI putra: (1) Taufikur Rahman (IPK: 3,73), (2) Mujahidil Anshari (IPK: 3,67), (3) Fajrul Munir (IPK: 3,63). Prodi HKI putri: (1) Roisatul Awwalina (IPK: 3,61), (2) Mega Dian Wahyuni (IPK: 3,60), (3) Zikkatul Mafaiz (IPK: 3,57).
Setelah pembacaan SK Kelulusan dan pemberian sertifikat tiga tertinggi, kemudian dilanjutkan dengan pesan, kesan, dan amanat dekan. Dalam kesempatan ini, dekan Fakultas Syariah, Drs. H. Abdul Halim, M.Pd.I., tidak bisa hadir. Karena itu, amanat dekan kemudian disampaikan oleh wakil dekan, Moh. Jazuli, M.HI.
Dalam penyampaiannya, Wakil Dekan berpesan kepada para peserta Yudisium, hendaknya menjadi orang yang dicita-citakan oleh Nabi Muhammad, yaitu menjadi orang yang bermanfaat, baik kepada diri sendiri maupun kepada orang lain. “Jadilah orang yang diimpikan oleh Nabi, yaitu khairunnas anfauhum linnas,” katanya.
Selain itu, wakil dekan juga berpesan agar calon alumni INSTIKA menjaga tradisi pondok pesantren Annuqayah, terutama etika dan ajaran yang berhaluan Ahlussunnah wal Jamaah. Tidak lupa, wakil dekan mengajak peserta yudisium untuk tetap membangun silaturahim, baik antar alumni maupun dengan lembaga.
Yudisium, baik putra maupun putri diakhiri dengan pembacaan doa dan foto bersama.
Penulis: Masykur Arif (LP2D)