Guluk-Guluk - INSTIKA - Hari ini adalah hari bersejarah bagi peserta wisuda Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep, yang berjuang dan terus berjuang untuk meraih apa yang dicita-citakan.
Hal itu disampaikan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, M.H., saat memberikan sambutan pada Rapat Terbuka Senat dalam rangka Wisuda XXIV 2022 INSTIKA, Selasa (25/10/2022), di Aulas Asysyarqawi.
Kendati demikian, kata bupati, perjuangan masih belum berakhir. Perjuangan masih Panjang. Karena itu, pesannya, harus tetap menatap masa depan dan apa yang kira-kira harus dipikirkan untuk langkah selanjutnya.
Menurut bupati Sumenep ini, cerita tentang tokoh-tokoh Annuqayah adalah hal yang sangat penting untuk diteladani. Orang-orang hebat di Annuqayah yang mampu hidup di masanya yang penuh dengan keterbatasan, apabila diukur dengan masa sekarang ini yang tidak ada keterbatasan, maka bupati memiliki keyakinan, peserta wisuda yang hidup di masa yang tidak ada keterbatasan ini, akan menjadi orang yang sukses dan hebat.
Karena itu, diharapkannya, peserta wisuda dapat membawa nama baik INSTIKA dan memberikan kebahagiaan bagi civitas akademika INSTIKA serta kepada kedua orang tuanya yang telah berusaha keras memberikan dorongan dan memikirkan masa depannya agar menjadi orang yang berakhlak serta berguna bagi bangsa dan negaranya.
“Hari ini anak-anakku sekalian harusnya sudah menentukan pilihan. Mau kemana, mau lanjut ke KUA atau S-2?” tanya bupati. Atas pertanyaan ini, bupati menyampaikan bahwa peserta wisudalah yang menentukan sendiri. Bupati mengajak, supaya kita cepat dalam berpikir. Karena, menurutnya, orang yang berpikir cepat akan meraih kemenangan dan kesuksesan. “Berpikir sebelum orang lain berpikir. Dua tahun ke depan sudah dipikirkan hari ini. Lima tahun ke depan sudah dipikirkan hari ini. Ini spirit orang-orang yang penuh perjuangan,” terangnya.
Tidak ada yang bisa merubah peradaban kecuali ilmu, katanya lagi. Oleh karena itu, lanjutnya, manusia dituntut untuk selalu mencari ilmu. “Apa pun bentuk ilmunya, yang penting bermanfaat,” tegasnya.
Intinya, kata bupati, jangan pernah merasa puas di puncak kebahagiaan. Dan jadilah orang yang kuat dan penting atau dibutuhkan oleh lingkungannya. Dan jangan lupa juga membawa nama baik INSTIKA di manapun berada.
Di akhir sambutannya, bupati mengucapkan terima kasih kepada INSTIKA yang ikut membangun dan mengembangkan sumber daya manusia. “Semoga INSTIKA ke depan semakin sukses dan maju,” pungkasnya.
Penulis: Masykur Arif (LP2D)