Wisuda XXIV 2022, Rektor: Ini Bukan Akhir Belajar

Guluk-Guluk - INSTIKA - Pada Rapat Terbuka Senat dalam rangka Wisuda XXIV Program Sarjana dan Magister tahun akademik 2021/2022, sebanyak 328 wisudawan dikukuhkan, Selasa (25/10/2022), di Aula Asysyarqawi.

Rektor INSTIKA, Drs. K. H. Ah. Syamli, M.Pd.I., menyampaikan dalam sambutannya, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, tahun ini pelaksanaan wisuda untuk mahasiswa dan mahasiswi dipisah. Disebutkannya, secera keseluruhan, peserta wisuda tahun ini berjumlah 744 wisudawan dan wisudawati.

“Kami atas nama pimpinan dan seluruh civitas akademika INSTIKA, turut mengucapkan selamat kepada para wisudawan atau wisudawati, yang mulai hari ini secara resmi telah berhasil menyelesaikan pendidikan formal setelah kurang lebih empat tahun menimba ilmu di kampus INSTIKA,” katanya.

Rektor kemudian mendoakan, semoga ilmu yang diperoleh berkah dan mendapatkan rida dari Allah. “Dan apa yang anda sekalian cita-citakan semoga segera dapat dicapai; baik bagi anda yang ingin melanjutkan studi, melamar pekerjaan, merintis usaha, ataupun melakukan pengabdian pada masyarakat,” ujarnya.

Kiai Syamli juga mengingatkan bahwa menuntut ilmu tidak ada batasnya. Menurutnya, prosesi wisuda dan gelar yang diraih bukanlah akhir dari tugas dan kewajiban untuk terus belajar, menambah pengetahuan dan pengalaman. Sebab tugas dan kewajiban belajar tidak ada batasnya.

“Mudah-mudahan langkah memasuki lembaran kehidupan berikutnya saudara sekalian diberi kemudahan untuk terus menempa diri, berkarya dan sekaligus mampu mengintegrasikan gerak langkah membawa nama baik kampus INSTIKA di tengah-tengah masyarakat dengan tetap berpijak pada keimanan, ketakwaan, dan nilai-nilai ahlussunnah wal jama’ah,” harapnya.

Kiai Syamli kemudian mengucapkan terima kasih kepada orang tua atau wali wisudawan yang hari ini turut berbangga dan berbahagia menyaksikan keberhasilan putra-putrinya menyelesaikan studi sesuai jenjang dan programnya masing-masing. “Secara khusus, saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak dan Ibu yang telah memercayakan pendidikan putra-putrinya di kampus INSTIKA. Semoga segenap ikhtiar yang telah diupayakan oleh Bapak dan Ibu selama memberikan dukungan bagi para putra-putrinya akan tercatat sebagai amal kebajikan dan mendapatkan balasan yang lebih baik dari Allah SWT., dan perlu juga  saya menyampaikan mohon maaf apabila selama membimbing dan mendidik putra-putri Bapak/Ibu masih terdapat banyak kekurangan,” ujarnya.

Setelah itu, Rektor INSTIKA menyampaikan sejumlah perkembangan yang telah dicapai oleh kampus INSTIKA, di antaranya; pada awal tahun 2021, INSTIKA berhasil meraih nilai akreditasi institusi dengan predikat “Baik Sekali dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). “Berkat raihan akreditasi ini, INSTIKA dinobatkan sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Islam Swasta yang meraih akreditasi Baik Sekali oleh KOPERTAIS IV.  Tentu saja, raihan ini tidak membuat INSTIKA berpuas diri, melainkan semakin terdorong untuk mengembangkan diri, dan melakukan berbagai pembenahan,” terangnya.

Selain itu, lanjut rektor, INSTIKA terus melakukan perbaikan managemen dan mendorong peningkatan kinerja karyawan dengan melaksanakan rapat kerja (RAKER), memberlakukan sistem kehadiran menggunakan  finger print demi terciptanya kultur disiplin waktu dan terkontrol.

Pihaknya, katanya, juga mendorong peningkatan kompetensi dosen, khususnya di bidang riset dan karya ilmiah. “Alhamdulillah, tahun ini salah satu dosen INSTIKA, artikel jurnalnya terpublikasi di Jurnal terindek Scopus. Maka untuk memberikan reward atas dedikasi dan prestasi tersebut, pada Rabu 21 September 2022, INSTIKA menyelenggarakan INSTIKA Award. Dengan memberikan penghargaan kepada dosen pengabdi, dosen berprestasi, dan karyawan terbaik,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, tahun ini enam dosen INSTIKA secara berturut-turut meraih gelar doktor. Sampai saat ini dosen tetap INSTIKA yang bergelar doktor sebanyak 19 orang. Dan beberapa dosen sedang menempuh pendidikan S3. “Besar harapan, semoga peningkatan kompetensi dosen ini mampu meningkatkan mutu pendidikan INSTIKA secara khusus dan Pondok Pesantren Annuqayah secara umum,” harapnya.

Rektor juga menyampaikan, INSTIKA terus berupaya menjalin Kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.  Demikian juga, INSTIKA turut menyusun langkah-langkah strategis khususnya terkait dengan implementasi program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka). INSTIKA juga menyediakan beragam beasiswa, baik beasiswa akademik dan beasiswa non-akademik.

Setiap tahun, kata rektor selanjutnya, mahasiswa INSTIKA juga tidak pernah absen dalam ajang perlombaan baik regional, nasional dan intenational. Pada tahun akademik 2021/2022 mahasiswa INSTIKA mampu menjuarai sejumlah lomba. Di antaranya, lomba Mahrajan Musabaqah Arabiyah (MMA) UIN Wali Songo Semarang, Cipta Pidato Perdamaian IAIN Kudus Jawa Tengah, Sayembara Bahasa Melaya UTM Bangkalan, MTQ Nasional Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta, dan yang terbaru, mahasiswa INSTIKA bersama delegasi Pondok Pesantren Annuqayah berhasil menjuarai lomba SUKAARABIC FEST UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan dinobatkan sebagai kontingen terfavorit.

“Selain itu mahasiswa INSTIKA turut tampil dalam konferensi nasional dan internasional. Terbaru, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam INSTIKA bersama delapan dosen mempresentasikan karya ilmiahnya dalam konferensi internasional bertajuk, “1st INTERNATIONAL CONFERENCE ON ISLAMIC ECONOMIC AND BUSINESS (ICIEB)”. Serta dua mahasiswi Fakultas Tarbiyah ikut serta dalam Muktamar Pemikiran Mahasiswa Nasional yang diselenggarakan IAIN Ponorogo Jawa Timur,” kata Kiai Syamli.

Di akhir sambutan, rektor mengucapkan terima kasih kepada wali wisudawan atas kepercayaannya kepada INSTIKA dalam mendidik dan membimbing putra-putrinya.  “Harapan kami semoga sukses dan semoga ilmu yang didapatkan selama belajar di INSTIKA membawa keberkahan dan kemanfaatan,” pungkasnya.

Wisuda khusus mahasiswa yang dimulai sekitar pukul 07:00 WIB ini berakhir sekitar pukul 12:30 WIB. Hadir dalam kesempatan ini, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, M.H. dan Wakil Koordinator Kopertais Wilayah IV Surabaya, Dr. K. H. Ilhamullah Sumarkan, M.Ag.

Penulis: Masykur Arif (LP2D)