Guluk-Guluk, UA Media
Ketua Yayasan Annuqayah Guluk-Guluk, Sumenep, Drs. K.H. Abbadi Ishomuddin, M.A., berharap, Universitas Annuqayah sebagai kampus Tatakarama Berwawasan Lingkungan, menjadi motor penggerak perubahan. Baik di bidang pendidikan, ekonomi, sosial, hukum, lingkungan, kesehatan, dan digital.
“Insitusi harus menegakkan identitasnya, menunjukkan kualitasnya kepada masyarakat. Yang paling penting adalah menghasilkan karya lokal yang diakui secara global. Itulah harapan saya kepada Universitas Annuqayah,” ujarnya saat memberi sambutan di acara pembukaan Rapat Kerja Tahunan (RKT) 2026 di Aula Asy-Syarqawi, Senin (29/12/2025).
Menurutnya, perguruan tinggi memperkuat perannya yang adaptif terhadap perubahan melalui penguatan transformasi kelembagaan dan budaya penelitian yang berkualitas. Sinergi antara transformasi kelembagaan, penelitian yang berkualitas, dan sumber daya manusia yang kompeten, menjadi fondasi penting dalam mewujudkan perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Transformsai yang dilakukan perguruan tinggi, lanjutnya, tidak hanya menyentuh aspek tata kelola akademik, tetapi juga diarahkan pada penguatan ekosistem penelitian yang berkelanjutan. Melalui LPPM, dosen dan mahasiswa didorong berkolaborasi, mengembangkan gagasan riset inovatif, menghasilkan karya ilmiah yang relevan sesuai kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
“Antara tranformasi dan penelitian, perguruan tinggi membentuk kelompok-kelompok riset yang berpotensipada penelitian yang berkualitas. UA mempunyai alumni yang unggul, kompoeten. Melalui SDM ini, UA harus melahirkan lulusan yang berprofesi sebagai dokter. Sehingga pihak yayasan bisa mendukung guna mengejar fakultas kesehatan. Dari sinilah, saya berharap menghasilkan program kerja yang berdampak,” tandasnya.
Pewarta: Abd. Hafidz Ulil Abshar
Editor: Firdausi