Buka PKKMB Putra 2026, Rektor UA Tekankan Pentingnya Tatakrama dan Rasa Memiliki Terhadap Kampus

Sumenep, UA Media— Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Putra Universitas Annuqayah (UA) tahun 2026 resmi dibuka di Auditorium As Syarqawi Universitas Annuqayah, Senin (10/8/2026).

Pembukaan PKKMB untuk mahasiswa putra ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, panitia, serta mahasiswa baru peserta PKKMB Putra 2026.

Rektor Universitas Annuqayah, Dr. KH. Mohammad Hosnan, M.Pd., dalam sambutannya memberikan pesan kepada mahasiswa baru agar tidak sekadar mengenal kampus secara akademik, tetapi juga membangun sense of belonging atau rasa memiliki terhadap Universitas Annuqayah.

“Awal ke sini, bagaimana kalian mengenal kampus ini? Kenal, menyatu, dan punya rasa memiliki kepada kampus Universitas Annuqayah,” pesan Rektor kepada para mahasiswa baru.

Menurutnya, rasa memiliki terhadap kampus merupakan bagian penting dalam membangun hubungan mahasiswa dengan lingkungan akademiknya. Mahasiswa diharapkan tidak hanya datang untuk mengikuti perkuliahan, tetapi mampu menyatu dengan kultur, nilai, tradisi, serta kehidupan akademik yang berkembang di Universitas Annuqayah.

Terus Bergerak Menuju Kemajuan

Wakil Ketua PCNU Sumenep itu menegaskan komitmen pimpinan Universitas Annuqayah untuk terus melakukan pengembangan dan tidak berhenti pada capaian yang telah diraih.

“Kami pimpinan bertekad tidak berjalan di tempat, apalagi diam. Kami berjalan pelan-pelan, ingin melompat lebih maju lagi. Seluruh stakeholder bersama-sama menuju kejayaan,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh unsur kampus, baik pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, maupun stakeholder lainnya, untuk bergerak bersama dalam mewujudkan kemajuan Universitas Annuqayah.

Di tengah perkembangan tersebut, Rektor menegaskan bahwa kemajuan kampus tetap harus berpijak pada nilai-nilai yang telah menjadi tradisi makruf masyaikh Annuqayah.

“Al-Adab Fauqa al-'Ilmi” Menjadi Ruh Kampus

Salah satu nilai utama yang ditekankan dalam sambutan tersebut adalah al-adab fauqa al-'ilmi, yang berarti adab berada di atas ilmu.

Menurut Rektor, prinsip tersebut bukan sekadar semboyan, tetapi harus menjadi ruh yang mengarahkan seluruh aktivitas sivitas akademika Universitas Annuqayah.

“Al-adab fauqa al-'ilmi bukan hanya semboyan, tetapi menjadi ruh dalam bergerak. Implementasikan sungguh-sungguh dalam kehidupan,” pesannya.

Nilai tersebut kemudian menjadi bagian penting dari identitas Universitas Annuqayah sebagai Kampus Tatakrama. Kiai Husnan menjelaskan bahwa tatakrama di Universitas Annuqayah tidak hanya berkaitan dengan hubungan antarmanusia, tetapi memiliki cakupan yang lebih luas.

Tatakrama diwujudkan melalui tiga aspek utama, yaitu tatakrama kepada Allah (hablum minallah), tatakrama kepada manusia (hablum minannas), dan tatakrama kepada lingkungan (hablum minal 'alam).

Identitas Universitas Annuqayah yang sebelumnya dikenal sebagai Kampus Tatakrama kemudian diperluas. Pada 2018, Universitas Annuqayah menetapkan identitas sebagai Kampus Tatakrama Berwawasan Lingkungan.

Komitmen terhadap lingkungan tersebut terus dikembangkan, salah satunya melalui ikhtiar membangun hutan kampus yang mulai dicanangkan pada 2024.

Tidak Salah Memilih Universitas Annuqayah

Di hadapan mahasiswa baru, Rektor juga meyakinkan bahwa memilih Universitas Annuqayah sebagai tempat menempuh pendidikan tinggi merupakan pilihan yang tepat.

“Kalian tidak salah masuk ke kampus ini, meskipun berada di atas bukit dan di pedalaman,” ungkapnya.

Menurutnya, letak geografis Universitas Annuqayah tidak menjadi penghalang bagi kampus untuk berkembang dan menghasilkan berbagai prestasi. Justru dari lingkungan tersebut, Universitas Annuqayah terus menunjukkan eksistensinya dalam dunia pendidikan tinggi.

Rektor juga menyampaikan bahwa Universitas Annuqayah memiliki 23 program studi, sehingga menjadi salah satu perguruan tinggi di Madura dengan pilihan program studi yang sangat beragam. Sejumlah program studi seperti Sains Lingkungan, Kecerdasan Buatan, dan Kimia Murni disebut sebagai program studi yang menjadi keunggulan tersendiri karena merupakan satu-satunya di Madura pada bidang tersebut.

Selain pengembangan program studi, Universitas Annuqayah juga didukung oleh tenaga pengajar yang profesional di berbagai bidang keilmuan.

Berkomitmen hingga Titik Akhir

Menutup sambutannya, Rektor Universitas Annuqayah berpesan agar mahasiswa baru memiliki komitmen untuk menyelesaikan pendidikan setelah memilih Universitas Annuqayah sebagai tempat menuntut ilmu.

“Jika kamu selesai memilih di kampus ini, maka berkomitmenlah sampai titik akhir. Masuk bersama, lulus bersama itu suatu kenikmatan luar biasa,” pesannya.

Ia berharap mahasiswa baru tidak hanya mampu menyelesaikan pendidikan secara akademik, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang berilmu, beradab, memiliki kepedulian terhadap sesama dan lingkungan, serta mampu membawa nama baik Universitas Annuqayah di tengah masyarakat.

“PKKMB Putra 2026 menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik Universitas Annuqayah, memahami nilai-nilai yang menjadi identitas kampus, serta membangun komitmen untuk tumbuh dan berkembang bersama dalam semangat Kampus Tatakrama Berwawasan Lingkungan,” pungkasnya. (Abd.Malik)